Tetap Aman, Begini Tips Mudik Lokal di Masa Pandemi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah resmi melarang adanya mudik besar-besaran di hari raya Idul Fitri tahun ini. Sejumlah ruas jalan tol mulai dijaga ketat untuk menghindari masyarakat yang nekat mudik.

Meski begitu, mudik lokal masih diperbolehkan. Pemerintah RI memberikan pengecualian aktivitas bepergian terhadap wilayah tertentu selama periode larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Nah, buat kamu yang berniat mudik lokal di lebaran tahun ini, ada baiknya memperhatikan beberapa hal. Apalagi di masa pandemi seperti ini.

Biar suasana berkunjung ke rumah sanak saudara lebih aman dan nyaman, yuk simak tips mudik lokal di masa pandemi.

  1. Persiapkan Barang Bawaan

Hal pertama yang harus kamu lakukan ialah menyiapkan barang bawaan. Di masa pandemi Covid-19 ini, ada baiknya kamu membawa seluruh peralatan pribadi agar tak perlu meminjam milik orang lain.

Maka, memastikan barang bawaanmu sudah siap harus dilakukan sebelum berangkat. Prioritaskan barang-barang penting seperti alat mandi dan pakaian.

2. Bawa Bekal dan Alat Makan

Jika sekiranya mudik lokal kamu membutuhkan waktu yang cukup lama, ada baiknya kamu membawa bekal dari rumah. Hal ini untuk meminimalisir jajan sembarangan di masa pandemi ini.

Jangan lupa juga untuk membawa alat makan. Barang tersebut perlu dibawa untuk berjaga-jaga jika kamu harus membeli makanan dari luar.

3. Cek Kondisi Kendaraan

Selanjutnya memeriksa kondisi kendaraan kamu. Pastikan kendaraanmu prima dan sudah siap untuk dibawa mudik lokal.

Maka, sangat direkomendasikan untuk kamu melakukan pemeriksaan ke bengkel resmi sebelum digunakan mudik lokal.

4. Persiapkan Fisik dan Mental

Satu lagi yang harus kamu perhatikan ialah mempersiapkan fisik dan mental. Di masa pandemi ini, kamu harus yakin bahwa kondisi fisikmu aman untuk dibawa berpergian.

Jika kamu merasa kurang enak badan, sebaiknya urungkan dulu niatmu untuk mudik lokal lebaran ini. Hal ini demi kebaikan bersama terutama untuk sanak keluarga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini