Imbas Dugaan Kasus Pemerkosaan, Neymar Ditinggal Sponsor

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Dugaan kasus pemerkosaan yang menyeret nama pesepakbola Neymar, mulai terasa dampaknya. Hal itu terlihat dimana para sponsor bintang asal Brasil mulai mengambil sikap.

Salah satu sponsor Neymar, MasterCard, membekukan aktivitas promosi dengan pemain 27 tahun itu.

“Kami mempunyai serangkaian rencana kampanye marketing bersama selama Copa America. Tapi, kami sudah membuat keputusan untuk menangguhkan semuanya, yang melibatkan Neymar sebagai duta produk kami, sampai masalah ini selesai,” demikian bunyi pernyataan resmi pruduk asal Amerika Serikat itu.

Produk lain yang menjadi sponsor Neymar seperti Nike dan Red Bull, sudah mengungkapkan kekhawatiran. Mereka mulai tak nyaman dengan situasi yang berkembang.

Diketahui, bintang Paris Saint-Germain itu dituduh melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita bernama Najila Trindade Mendes de Souza di Paris, Prancis. Peristiwa itu terjadi salah satu hotel pada 15 Mei lalu.

Sebuah potongan video sudah beredar mengenai kejadian antara Neymar dengan Trindade. Fox Sports yang mengabarkannya, mengutip dari Globo

Mengenai tuduhan ini, Neymar sudah memberikan bantahan. Bahkan, eks pemain Barcelona itu sudah mengaku bahwa dirinya dijebak.

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini