Liverpool Kalah Enam Kali Beruntun di Anfield, Kenapa Ya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIVERPOOLLiverpool menelan kekalahan keenam beruntun di kandang sendiri saat melawan Fulham. Sang juara bertahan mulai kehabisan bensin.

Bertanding di Anfield, Minggu 7 Maret 2021 malam WIB, Liverpool kalah dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan Fulham dicetak Mario Lemina. Total, sudan enam kekalahan beruntun diderita Si Merah.

Lima kekalahan sebelumnya didapat Liverpool lawan Burnley (0-1), Brighton (0-1), Manchester City (1-4), Everton (0-2), dan Chelsea (0-1). Dari enam laga di Anfield, The Reds hanya mampu mencetak satu gol saat menghadapi City.

Tahun lalu di periode yang sama, Liverpool sudah unggul 25 poin d puncak klasemen. Saat ini, Mohamed Salah dkk. justru terdampar di peringkat delapan dengan mengemas 43 poin.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan, timnya sebenarnya tampil bagus. Hanya saja mereka gagal memanfatkan beberapa peluang yang ada menjadi gol.

“Hal yang hilang adalah gol dan clean sheet. Kami tahu pasti Fulham bisa menyebabkan masalah besar mengingat posisi mereka saat ini di klasemen,” ujar Klopp, dikutip dari BBC, Senin 8 Maret 2021.

“Kami harus bisa beradaptasi. Kami memulai laga dengan baik, kami bermain direct, dan Salah beberapa lali menyebabkan masalah untuk mereka. Tapi, kami tak bisa menyelesaikan peluang dengan baik. Fulham tampil bagus,” katanya.

Bisa dikatakan kans Liverpool mempertahankan gelar sangat tipis meskipun masih menyisakan 10 pertandingan lagi di Liga Premier Inggris.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini