Nyaris Kalah Lawan Parma, Milan Tampil Lamban

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Gol Theo Hernandez di masa injury time menyelamatkan Milan dari kekalahan. Pelatih Stefano Pioli menyebut, anak asuhnya tampil lamban.

Berlaga di San Siro, Senin 14 Desember 2020 dini hari WIB, Milan ditahan imbang Parma 2-2. Bahkan, Rossoneri sempat tertinggal 0-2 lebih dulu melalui gol Hernani dan Jasmin Kurtic.

Milan memperkecil skor di babak kedua menit ke-58 melalui gol Hernandez. Ketika laga memasuki injury time, Hernandez menyelamatkan Milan dari kekalahan pertama musim ini.

Sepanjang laga, ada empat peluang Milan yang digagalkan mistar gawang dan tiga di antaranya didapat oleh Hakan Calhanoglu.

“Kami tampil tidak seperti biasanya, karena kami sangat kesulitan. Untuk pertama kalinya saya mengatakan, pendekatan kami tidak tepat dan kami sedikit lamban,” ujar Pioli, dikutip dari Football Italia, Senin 14 Desember 2020.

“Serangan balik Parma sangat berbahaya. Seharusnya kami bisa mencetak gol penyeimnbang lebih cepat tapi tidak berhasil. Tapi ini adalah tim yang main dengan hati dan keinginan kuat,” katanya.

“Jelas kami ingin menang dan kami punya banyak peluang untuk meraih tiga poin. Parma hanya punya dua tendangan tepat sasaran, tapi kami juga melakukan kesalahan dalam terciptanya dua gol lawan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini