Tampil Menawan! Deretan Selebritis yang Menggunakan Pakaian Adat saat Menikah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Acara pernikahan selebritis selalu menjadi perhatian masyarakat dan netizen Indonesia. Mulai dari persiapan pernikahan, acara resepsi hingga pakaian yang dikenakan diliput oleh media.

Banyak selebritis yang memilih konsep internasional yang simple namun tetap elegan. Ada pula yang tetap menggunakan adat daerah dengan prosesi rangkaian acara sesuai dengan adat turun temurun.

Berikut deretan selebritis yang menggunakan pakaian adat saat pernikahannya:

1. Nikita Willy dan Indra Priawan

Nikita Willy dan Indra Priawan (Foto: Instagram)

Nikita Willy dan Indra Priawan akhirnya menggelar pernikahan pada 16 Oktober 2020 dan membuat heboh masyarakat karena acara pernikahan yang mewah. Acara yang diadakan di kediaman Nikita, pasangan ini memilih menggunakan konsep pernikahan dengan adat Minang.

Sebelum hari H, Nikita mengadakan malam bainai khas Minangkabau dan menggunakan pakaian adat dipernikahannya. Ini adalah acara malam terakhir bagi calon pengantin wanita Minangkabau merasakan kebebasan sebagai wanita lajang.

Kebaya adat berwarna merah yang dikenakan Nikita saat acara pernikahan dirancang oleh designer kondang Myrna Myura. Penampilan Nikita semakin mempesona dengan hiasan kepala khas Minang yaitu suntiang.

Menambah kesan glamor, suntiang yang dikenakan Nikita juga dihiasi ronce melati dibagian depan. Sementara itu bagian belakangnya dihiasi ornamen emas senada yang menyempurnakan sanggul tingginya hingga terlihat cantik dari berbagai sisi.

2. Citra Kirana dan Rezky Aditya

Rezky Aditya dan Citra Kirana. (Foto: Instagram/@ citraciki)

Menjalin hubungan yang tidak begitu lama, Rezky Aditya langsung melamar Citra Kirana untuk menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius. Pasangan cantik dan tampan ini mengadakan pernikahan dengan adat Sunda.

Dihari pernikahannya, Citra Kirana mengenakan kebaya hijab warna nude yang bertabur manik-manik dan siger khas Sunda dengan warna gold yang mencolok serta tambahan ronce melati. Menggunakan riasan make up yang flawless membuat Citra Kirana semakin cantik dan membuat netizen baper.

3. Angga Puta dan Hafna Alliya

Angga Puta dan Hafna Alliya (Foto: Instagram)

Pemain sinetron Anak Langit yang berperan sebagai Jay, Angga Putra mengadakan acara pernikahan dengan Hafna Alliya pada 29 Oktober 2019. Di hari pernikahannya, mereka mengusung konsep adat Betawi yang sangat kental.

Sebelum memasuki rumah Hafna dan mengucapkan ijab qobul, Angga harus melalui prosesi pernikahan khas Betawi, yaitu tradisi Palang Pintu. Kebaya yang dikenakan Hafna berwarna merah senada dengan pakaian adat yang dipakai Angga. Tampil dengan menawan, Hafna juga memakai siangko bercadar hiasan kepala khas Betawi.

4. Raditya Dika dan Anissa Azzizah

Raditya Dika dan Anissa Azzizah (Foto: Instagram)

Sempat mendapat gelar presiden jomblo, Raditya Dika melepas lajangnya dengan meminang Anissa Azzizah pada 5 Mei 2018. Saat resepsi Raditya Dika memilih untuk mengusung konsep pernikahan dengan adat Palembang dan Sunda.

Pada akad nikah mereka menggunakan pakaian adat Sunda. Anissa terlihat sangat cantik menggunakan riasan pengantin dengan siger. Sedangkan acara resepsi menggunakan adat Palembang dengan nuansa biru dan abu-abu.

5. Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra

Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra (Foto: BrideStory)

Penyanyi solo Isyana Sarasvati resmi menikah dengan Rayhan Maditra pada 2 Februari 2020. Dalam pernikahannya, Isyana dan Rayhan menggunakan pakaian adat Jawa. Layaknya perempuan Jawa, Isyana sangat mempesona dengan kebaya putih khas Jawa yang dikenakannnya serta riasan paes tampak memukau.

Berbagai macam budaya di Indonesia bisa dilihat dari prosesi adat yang dilaksanakan pada saat pernikahan. Apa pun adatnya, yang paling penting adalah doa yang dipanjatkan agar menjadi keluarga yang sakinnah mawaddah dan warahmah.

Reporter: Ananda Sri Maulida

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mengawal Reformasi dengan Solusi Lebih Penting daripada Narasi Krisis

Oleh: Rian Suryono )*Wacana Reformasi Jilid II yang disampaikan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi bangsa saat ini. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mengedepankan solusi konkret jauh lebih penting dibanding membangunnarasi krisis yang berpotensi memperlemah optimisme publik.Tantangan ekonomi nasional memang menjadi perhatian banyak pihak. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian pasar internasional, dan perubahan dinamika geopolitik dunia memberikan tekanan terhadapberbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi tersebut menuntutpemerintah untuk bekerja lebih keras sekaligus lebih cermat dalammenyusun kebijakan.Pemerintah melalui Istana Kepresidenan menunjukkan sikap terbukaterhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Respons yang diberikan menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup ruang dialog dan tetap menghargai masukan dari berbagai kelompok, termasukmahasiswa.Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa tuntutanyang disampaikan mahasiswa diterima sebagai masukan yang berhargabagi pemerintah. Namun, ia menjelaskan bahwa persoalan ekonomimemiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga tidak dapatdiselesaikan secara instan dalam tenggat waktu tertentu.Penjelasan Prasetyo menunjukkan bahwa pengelolaan ekonomi nasionalmemerlukan proses...
- Advertisement -

Baca berita yang ini