Ronaldo Positif Covid-19, MU Kena Getahnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Kabar Cristiano Ronaldo dinyatakan positif Covid-19 bisa membawa dampak bagi Manchester United. Bruno Ferandes terancam absen di empat laga MU.

Ronaldo dinyatakan positif Covid-19, Selasa 13 Oktober 2020 usai memperkuat Portugal di ajang UEFA Nations League melawan Prancis.

Pemain Juventus itu tanpa gejala dan kini sudah mulai menjalani isolasi mandiri. Pemain 35 tahun juga terancam tak bisa tampil di beberapa pertandingan Juventus terkait protokol UEFA.

Ronaldo baru bisa bermain di ajang Liga Champions atau Liga Europa tujuh hari setelah dinyatakan negatif Covid-19. Dengan demikian, Ronaldo terancam absen di satu laga Serie A dan dua laga Liga Champions dimana salah satunya menghadapi Barcelona.

MU ikut kena getahnya. Fernandes, yang main bersama Ronaldo di Portugal, terancam absen di empat laga Setan Merah. Meski hasil tes swab negatif, peraturan di UK mengharuskan orang yang kontak langsung dengan kasus positif Covid-19, harus menjalani karantina selama dua pekan. Demikian diberitakan Daily Star, Rabu 14 Oktober 2020.

Jika benar harus karantina mandiri dua pekan, Fernandes akan melewatkan pertandingan melawan Newcastle United, PSG, Chelesea, dan RB Leipzig.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini