3 Tahun Beturut-turut, Jeff Bezos Jadi yang Terkaya di AS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Forbes menobatkan pendiri Amazon, Jeff Bezos sebagai orang paling tajir di di Amerika Serikat, dengan total harta mencapai 179 miliar dolar AS atau setara Rp 2.649 triliun.

Kekayaan Jeff Bezos disebut masih bersumber dari penghasilan utamanya, yakni situs e-commerce raksasa Amazon.

Di sisi lain, peringkat Presiden AS Donald Trump terus merosot. Penyebabnya tak lain adalah pandemi Covid-19, yang melumpuhkan usaha akomodasinya, seperti hotel dan resor-resor mewah.

Secara umum, kekayaan agregat para miliuner dalam daftar Forbes 400 naik mencapai rekor 3,2 triliun dolar AS.

Harta orang terkaya Amerika terus meningkat meskipun pandemi telah menghancurkan perekonomian banyak negara.

Di tengah pandemi ini, orang paling banyak meraup untung adalah Kepala Eksekutif Zoom Video Communications, Eric Yuan. Total kekayaannya mencapai 11 miliar dolar AS atau setara Rp 164,5 triliun.

Adapun peringkat Trump turun ke posisi 352 dari nomor 275 tahun lalu. Kekayaan bersihnya susut jadi 2,5 miliar dolar AS atau setara Rp 37 triliun.

Padahal, kekayaan Trump sebelum pandemi mencapai 3,1 miliar dolar AS, setara Rp 46 triliun. Usahanya benar-benar terimbas virus.

“Daftar tahunan Forbes ini dapat berfungsi sebagai cara untuk melacak orang-orang terkaya di negara yang memegang kekuasaan paling besar,” kata Kerry Dolan, Asisten Editor Pengelola Kekayaan di Forbes, dalam sebuah wawancara, seperti dikutip pada Jumat 18 September 2020.

“Sebagai masyarakat, kita semua harus tahu siapa di belakang perusahaan terbesar dan apa yang mereka lakukan dengan uang mereka,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini