MINEWS, JAKARTA – Najwa Shihab mengenang kembali momen saat ia dan sang ayah, Quraish Shihab menjenguk  Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Rabu sekitar pukul 10.10 WIB. Nana, sapaan akrab Najwa Shihab, mengungkapkan Habibie sempat meneteskan air mata mendengar bisikan Quraish Shihab.

Nana mengungkapkan meskipun tak bisa menjawab bisikan Quraish Shihab, Habibie merespon dengan gerakan matanya hingga akhirnya menangis.

“Ketika #AbiQuraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang Habibie, “Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti..” Eyang memang sudah tidak bisa menjawab tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti, dan tidak lama kemudian Eyang menangis,” tulis Najwa Shihab di akun Instagramnya.

Dalam postingannya itu, Nana juga mengenang kebersamaannya bersama Habibie. Nana juga mengatakan Habibie adalah tokoh favoritnya selama bekerja di bidang jurnalistika. Ia merasa beruntung dapat banyak sekali kesempatan berbincang dengan Habibie. Soal cinta, demokrasi, tekhnologi, Indonesia yang berdikari dan harapannya untuk anak-anak muda negeri.

“Cinta pulalah yang membuat saya memilih foto-foto ini untuk mengenang Eyang Habibie. Saat ia sedang tertawa dengan mata jenakanya yang khas. Saat ia dengan ringannya berkata di Mata Najwa, “Saya tidak lagi takut mati karena andaikan sampai waktunya nanti, Saya tahu yang akan menemui Saya pertama adalah Ainun”. Untuk Bacharudin Jusuf Habibie tercinta, selamat terbang menuju keabadian,” ungkap Nana.

Di akhir kalimatnya, Nana pun mengucapkan selamat jalan untuk Presiden RI ketiga sekaligus Bapak Teknologi Indonesia ini.

Diketahui, Habibie wafat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat pada Rabu, 11 September 2019, pukul 18.05 WIB. Habibie menghembuskan nafas terakhirnya di usia 83 tahun setelah menjalani perawatan intensif sejak awal September lalu.

Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis, 12 September 2019. Ia dimakamkan tepat di sebelah makam istrinya, Hasri Ainun.

View this post on Instagram

Setiap kali ditanya siapa tokoh favorit yang pernah diwawancara, jawaban saya tidak pernah berubah. Bacharudin Jusuf Habibie. Dan saya beruntung dapat banyak sekali kesempatan berbincang dengan Eyang Habibie. Soal cinta, demokrasi, tekhnologi, Indonesia yang berdikari dan harapannya untuk anak-anak muda negeri. Jika dihitung-hitung, tidak kurang dari 10 episode Mata Najwa dan Catatan Najwa yang menghadirkan #EyangHabibie. Setiap interaksi itu selalu berarti. Kedekatan Eyang Habibie dengan Abi Quraish juga membuat hubungan kami rasanya bukan sekadar seorang wartawan dan narasumbernya tapi lebih dari itu. Rabu jam 10 pagi saya dan abi Quraish menjenguk Eyang Habibie di RSPAD Gatot Subroto. Kondisinya sempat membaik saat itu, seperti penjelasan Dokter Vireza Pratama, spesialis jantung yang menemani kami di ruang CICU. Saya menyaksikan ketika #AbiQuraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang Habibie, “Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti..” Eyang memang sudah tidak bisa menjawab tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti, dan tidak lama kemudian Eyang menangis. Amblas rasanya hati saya. Jam 18.06 pesan singkat itu masuk. “Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Telah wafat Bapak BJ Habibie”. Saya yang saat itu sedang berada di Studio TRANS7 untuk persiapan LIVE mata Najwa episode KPK, langsung menghubungi Dokter Vireza untuk mengonfirmasi info itu. Dan benar, tepat jam 18.03 Eyang Habibie berpulang, “Saya sendiri yang tadi memeriksa kondisi dan mengumumkan jam wafatnya ini Mbak Nana” kata Dokter Vireza. Habibie adalah cinta. Ia pencinta yang penuh seluruh. Cintanya pada Ainun selalu sungguh, cintanya pada Indonesia tak pernah luruh. Cinta pulalah yang membuat saya memilih foto-foto ini untuk mengenang Eyang Habibie. Saat ia sedang tertawa dengan mata jenakanya yang khas. Saat ia dengan ringannya berkata di Mata Najwa, “Saya tidak lagi takut mati karena andaikan sampai waktunya nanti, Saya tahu yang akan menemui Saya pertama adalah Ainun”. Untuk Bacharudin Jusuf Habibie tercinta, selamat terbang menuju keabadian. #catatannajwa #eyanghabibie #matanajwacintahabibie #matanajwa #narasitv

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on