Ilustrasi haji
Ilustrasi haji

MINEWS, JAKARTA – Indonesia kembali mendapat pujian atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019 ini. Apresiasi kali ini datang dari negara tetangga, Malaysia.

Ketua Rombongan Haji Malaysia 1440H Dato Sri Syed Saleh Syed Abdul Rahman, saat bertemu dengan Misi Haji Indonesia di Makkah, berkata sistem pengendalian jemaah haji milik Indonesia adalah yang terbaik di dunia.

“Saya amat kagum sekali. Karena dengan jumlah jemaah yang begitu besar, hampir 231 ribu berbanding dengan Malaysia yang hanya 30 ribu, tapi bisa begitu dikendalikan dengan begitu tersusun, sistematik,” kata Dato Sri Syed Saleh, baru-baru ini.

Bukan hanya dari segi pengendalian, Dato Sri Syed Saleh juga memuji jemaah haji Indonesia yang penuh kedisiplinan, berilmu dan tidak menimbulkan perkara-perkara lain yang tak diinginkan.

Rasa kagum itu yang menurut Dato Sri Syed Saleh membuat Malaysia ingin terus bekerjasama dengan Indonesia. Ia menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir Tabung Haji Malaysia rutin mengadakan pertemuan dengan Misi Haji Indonesia guna melakukan sharing terkait penyelenggaraan ibadah haji.

Dalam pertemuan kali ini, Dato Sri Syed Saleh mengungkapkan ada beberapa hal yang dipelajari oleh Tabung Haji Malaysia atas penyelenggaran haji yang dilakukan oleh Misi Haji Indonesia. Antara lain terkait masalah kesehatan haji, bimbingan ibadah haji dan penggunaan IT dalam pelayanan haji.

Menyambut itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis berkata Indonesia terbuka untuk banyak hal tentang penyelenggaraan dan pelayanan haji, terutama bagi Malaysia.

Ia juga mengungkapkan Indonesia saat ini terus melakukan inovasi pelayanan haji. Dalam bidang bimbingan ibadah misalnya, selain pembimbing ibadah yang terdapat pada masing-masing kloter, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga menghadirkan konsultan dan pembimbing ibadah di masing-masing sektor yang ada di Makkah dan Madinah.

Ini agar jemaah dapat lebih dekat bila ingin melakukan konsultasi ibadah,” kata Sri Ilham.

Sementara penggunaan IT dalam penyelenggaraan ibadah haji menurut Sri Ilham telah digunakan beberapa tahun lalu oleh Indonesia, dengan kehadiran aplikasi Haji Pintar.

“Haji Pintar ini dapat dimanfaatkan oleh jemaah haji Indonesia, untuk mencari informasi-informasi tentang penyelenggaraan ibadah haji. Mulai dari rute bis, pemondokan, manasik, dan sebagainya,” kata Sri Ilham.