Kondisi Bahama setelah dihajar Badai Dorian, Selasa lalu

MINEWS, INTERNASIONAL – Jumlah korban tewas akibat terjangan badai Dorian pada pekan lalu di Bahama terus bertambah. Tercatat, sudah 50 orang dinyatakan tewas karena bencana alam ganas tersebut.

Juru Bicara Badan Penanggulangan Darurat Bencana Nassau, Bahama, Carl Smith berkata kemungkinan korban masih akan terus bertambah, mengingat proses evakuasi masih terus berjalan.

Sebelumnya, Smith mengumumkan 45 orang tewas akibat badai Dorian. Wilayah korban terbanyak didapati di Pulau Abaco yang juga porakporanda karena badai tersebut.

“Pejabat terkait sudah berkata bahwa korban mungkin akan bertambah lagi karena tim penyelamat masih bekerja dan melakukan proses evakuasi,” kata Smith, seperti dikutip dari Reuters,l Rabu 11 September 2019.

Seperti diketahui, badai Dorian menghantam Bahama dan Kepulauan Karibia pada pekan lalu. Angin dengan kecepatan sekitar 320 kilo meter per jam, mengempaskan bangunan-bangunan, dan kawasan pariwisata di pulau-pulau utama Bahama.

Badai Dorian tahun ini menjadi catatan angin kencang terburuk dalam sejarah Bahama.

Selain menewaskan sedikitnya 50 orang, badai Dorian juga memaksa sekitar 70 ribuan warga di kepulauan itu mengungsi lantaran kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan makanan.