Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir

MINEWS.ID, JAKARTA – Masyarakat sudah melihat gebrakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam membenahi perusahaan plat merah tersebut. Namun, dia ternyata tidak sanggup membereskan kinerja PT Krakatau Steel jika diberi waktu hanya satu minggu bahkan akan membubarkan anak perusahaan yang tidak jelas.

“Kalau bapak ibu (anggota DPR RI–Red) tanya saya, ‘bisa enggak me-review Krakatau Steel dalam watu seminggu,’ saya angkat tangan,” ujar Erick saat rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Senin 2 Desember 2019.

Menurutnya hal tersebut karena perusahaan tersebut memiliki utang hingga Rp 40 triliun, sedangkan anak perusahaannya hingga 60 unit.

Maka dia meminta persetujuan DPR agar bisa merampingkan perusahaan-perusahaan plat merah lainnya yang juga tidak jelas kinerjanya selama ini.

Sebelumnya, Erick sudah melakukan pembenahan di kementeriannya dengan mencopot seluruh eselon 1 dan mengurangi jumlahnya dari tujuh hingga menjadi lima pejabat saja.

Selain itu dia mendudukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan mantan Komisioner KPK Chandra Marta Hamzah di jajaran komisaris dua BUMN besar, Pertamina dan BTN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here