muslim united
Flyer acara Muslim United

MINEWS.ID, YOGYAKARTA – Kota pelajar yang terkenal adem ayem tampaknya bakal menghangat karena ada penolakan Keraton terhadap acara yang diselenggarakan Muslim United dengan menggunakan fasilitas keraton dan Masjid Gedhe Kauman. Namun, pengurus masjid sepertinya tidak menggubris.

Penolakan tersebut tertuang pada surat yang berkop Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang bertanggung jawab atas administrasi Keraton.

Surat bernomor 0336/KH.PP/Suro.IX/WAWU.1953.2019 itu ditujukan untuk Ketua Muslim United Nanang Syaifurozi, yang beralamat di Jalan Kaliurang KM 7, Kelurahan Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Surat penolakan memberi izin tersebut ditandatangani Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono.

Menurut putri Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hayu, GKR Condrokirono adalah divisi tertinggi di Kraton Yogya setelah Sultan.

Menurut GKR Hayu melalui akun twitternya, alasan penolakan karena GKR Condrokirono tidak ingin ada ribut-ribut berkepanjangan.

“Utk yg pada bertanya alasan kenapa.. . Ketika poster acara muncul, banyak elemen masyarakat yang menyatakan keberatan atas acara tsb. sehingga seperti statement GKR Condrokirono, kami ga mau ada ribut2 berkepanjangan,” begitu GKR Hayu memberi alasan seprti dikutip Rabu 9 Oktober 2019.

Poster yang dimaksud adalah acara Muslim United yang antara lain akan menghadirkan Felix Siauw, Ustaz Abdul Somad, Adi Hidayat, artis yang hijrah Arie Untung dan masih banyak lagi. Seperti tertera pada flyer dan spanduk-spanduk acara akan dimulai pada 11 Oktober hingga 13 Oktober 2019.

Namun, seorang netizen bernama Krisnu Aji mengungkapkan pihak Masjid Gedhe tetap mengizinkan acara Muslim United tersebut. Sebab, tenda-tenda tempat acara masih tegak berdiri.

ā€Menanggapi kenyataan itu, GKR Hayu tidak mengungkapkan kalimat penjelasan yang panjang. Dia hanya menulis, “Aku lelah šŸ„ŗ.”

Hingga kini belum ada kepastian apakah acara yang akan digelar tiga hari lagi itu tetap akan berlangsung atau tidak. Yang pasti suasana Kota Yogyakarta bisa panas.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here