MINEWS, JAKARTA-Masyarakat Indonesia tengah berduka, karena ditinggal oleh putra terbaiknya yang merupakan bapak tehnologi, BJ Habibie yang meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019 karena penyakit jantung yang dideritanya.

Banyak yang kehilangan dan untuk mengenangnya, ratusan siswa SD di Ponorogo menerbangkan pesawat kertas  dan menunaikan salat gaib.
Sekitar 500 siswa SD Mangkujayan 01, Ponorogo berkumpul di lapangan sekolah. Masing-masing dari mereka membawa sebuah kertas putih.

Dengan arahan dari guru, ratusan siswa ini bersama-sama membuat pesawat terbang dari kertas dan menerbangkannya.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mengenang jasa BJ Habibie. Tidak hanya menerbangkan pesawat, mereka juga melakukan salat gaib untuk mendoakan Presiden ketiga RI tersebut,” ujar Kepala Sekolah SDN Mangkujayan Sri Bidayati saat ditemui di Jalan Bali, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Kamis 12 September 2019.

Sri menambahkan, peringatan ini sebagai pembelajaran kepada anak-anak tentang jasa BJ Habibie di mata dunia dengan membuat pesawat terbang.
“BJ Habibie orang hebat yang bisa membuat pesawat terbang, anak-anak bisa mengenang dengan cara menerbangkan pesawat sederhana,” terangnya.
Salah seorang siswa, Beryl Atha Sava Annara (10) mengaku kagum dengan sosok BJ Habibie yang bisa membuat pesawat. Dia pun bercita-cita ingin menjadi penerus sosok BJ Habibie.