Sinta Nuriah Wahid (duduk kiri) dan Yenny Wahid (kanan) menunjukkan jari usai mencoblos di masing-masing TPS yaitu 076 dan 078, Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). (ANTARA News/ Anom Prihantoro)
Sinta Nuriah Wahid (duduk kiri) dan Yenny Wahid (kanan) menunjukkan jari usai mencoblos di masing-masing TPS yaitu 076 dan 078, Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). (ANTARA News/ Anom Prihantoro)

MINEWS, JAKARTA – Dalam waktu dekat calon presiden Joko Widodo akan kembali menyandang presiden pilihan rakyat di Pilpres 2019. Artinya, calon presiden Prabowo Subianto harus ikhlas menerima kekalahan di pesta demokrasi rakyat Indonesia.

Menyikapi kondisi tersebut, putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, mengajak setiap pendukung capres-cawapres dapat legawa dengan apapun hasil Pemilu 2019.

“Kita berharap siapapun presidennya bisa segera merangkul pihak yang tidak terpilih pada Pilpres kali ini. Dan para pendukung harus legawa” kata Yenny di TPS 078, Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu 17 April 2019.

Kata dia, bagi pemenang Pemilu pun harus bisa menampung aspirasi pihak kalah sehingga Indonesia bisa lebih maju. Sementara itu, istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriah Wahid, mengatakan siapapun pemenang Pemilu harus didukung.

“Karena bagaimanapun rakyat sudah memilih, harus ditaati. Siapapun yang terpilih janganlah membuat pertikaian pada anak bangsa,” kata dia.

Sinta mengajak setiap anak bangsa agar tetap bersatu. “Apapun kebijakannya. Jangan sampai pesta demokrasi malah memecah bangsa, tapi harusnya mempererat kesatuan Indonesia,” katanya.