karhutla
Kebakaran hutan dan lahan (Foto: istimewa)

MINEWS, JAKARTA – Musim kemarau tak hanya menyebabkan kekeringan dan peningkatan suhu, tapi juga membuat titik-titik panas bermunculan satu per satu di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam amatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sampai saat ini tercatat sudah ada sekitar 60 titik panas yang tersebar di berbagai provinsi.

Titik-titik panas ini jelas akan berpotensi menyebabkan munculnya api, terutama di daerah-daerah rawan yang kerap menjadi langganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

BMKG menyebut, tingkat kepercayaan atas kemunculan titik-titik panas ini berada di atas 51 persen sampai dengan 100 persen. Semakin, tinggi tingkat kepercayaan, semakin tinggi potensi kebakaran terjadi.

Mengutip data BMKG, berikut titik-titik panas yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia:

– Sumbar: 5 titik panas 
– Sumsel: 15 titik panas
– Riau: 4 titik panas 
– Sumsel: 19 titik panas
– NTB dan NTT: 3 titik panas 
– Bengkulu, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, dan Aceh juga terdapat titik panas.
– Indonesia tengah ke timur terdapat titik panas tapi titik kepercayaan tidak terlalu tinggi.