MINEWS, JAKARTA-Gembar-gembor mengenai pengerahan massa atau people power oleh kubu nomor urut 02 yang tidak menerima kekalahan dan berupaya memenangkan pertarungan dalam Pilpres langsung disikapi oleh mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali.

Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi, karena persyaratannya belum terpenuhi. Syarat-syarat yang memungkinkan terjadinya people power, kata dia misalnya Pertama, adanya krisis ekonomi yang menyengsarakan rakyat. Kekurangan dan kelangkaan bahan makanan, harga membumbung tinggi, serta krisis bahan bakar.

Kedua, krisis politik yang mengakibatkan pemerintahan tidak berjalan. Gangguan keamanan yang masif dan aparat keamanan di luar kendali. Dan terakhir, krisis kebudayaan sehingga pranata sosial tidak berfungsi.

“Ketidakpatuhan sosial secara masif, timbulnya revolusi sosial-budaya, hilangnya identitas bangsa, dan runtuhnya semangat kebersamaan dalam masyarakat,” katanya.

Namun, apa yang terjadi sekarang hanyalah kesalahpahaman soal hasil pemilihan presiden (pilpres) yang oleh KPU belum selesai dihitung semuanya. Karena kalau sudah dihitung dan data berbeda, bisa dicocokkan. Kalau terjadi perbedaan bisa diselesaikan secara musyawarah sesuai dengan jati diri bangsa. 

Dalam hal ini, kedua capres adalah tokoh berkepribadian, berintegritas, terhormat, serta mencintai dan dicintai rakyatnya.