MINEWS, JAKARTA-Bulan ramadan identik dengan buah kurma. Buah asli timur tengah ini memang selalu jadi primadona ketika bulan puasa dan lebaran. Apalagi buah kurma sangat baik sekali dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Bersyukurlah bagi kalian yang rutin mengonsumsi buah kurma, pasalnya berbuka puasa dengan 2-3 butir kurma bisa mengembalikan kadar gula darah yang turun selama seharian berpuasa.

Bukan hanya di bulan puasa, kurma juga bermanfaat jika dikonsumsi setiap hari secara rutin. Ini yang terjadi pada tubuh setelah makan kurma secara rutin:

1. Terhindar dari kanker usus besar

Kurma merupakan buah yang dapat melancarkan sistem pencernaan karena kandungan seratnya cukup tinggi. Salah satu yang mendapatkan manfaatnya adalah usus besar, demikian pula dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

Sebuah penelitian yang dilakukan Department of Food and Nutritional Sciences menemukan bahwa mengonsumsi kurma secara teratur dapat meningkatkan kesehatan usus besar karena kurma meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

2. Berenergi sepanjang hari

Kurma mengandung gula alami, glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang akan memberi tubuh ledakan energi. Kurma juga mengandung komponen sehat lain, seperti serat, potasium, magnesium, vitamin, dan antioksidan yang membuat energi tubuh tidak cepat habis.

3. Kesehatan pencernaan meningkat

Jika kamu ingin sistem pencernaan berjalan baik dan lancar, konsumsilah kurma. Dalam 100 gram kurma, terdapat sekitar 7-12 gram serat, itu 18-48 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang mengonsumsi tujuh kurma per hari selama 21 hari menunjukkan peningkatan frekuensi buang air besar dan peningkatan buang air besar dibandingkan ketika mereka tidak makan kurma.

4. Performa otak meningkat

Kurma mengandung vitamin B6 yang dapat meningkatkan performa otak dengan membuat tubuh memproduksi serotonin dan norepinefrin. Serotonin dapat membantu mengatur suasana hati dan norepinefrin membantu tubuh mengatasi stres. Sebaliknya, penelitian telah menunjukkan bahwa kadar Vitamin B6 yang rendah bisa memicu depresi.

5. Sistem kardiovaskular sehat

Kandungan kalium dalam buah kurma bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) yang dapat menyebabkan penyumbatan di arteri sehingga menjadi stroke dan serangan jantung. Sebuah penelitian terhadap wanita yang lebih tua menemukan bahwa asupan kalium tinggi dapat dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.