MINEWS.ID, JAKARTA – Polda Metro Jaya sudah mengamankan perekam video ancaman panggal kepala Presiden Jokowi yang ternyata seorang janda beranak tiga dan pekerjaannya sebagai sales promotion girl (SPG).

Perempuan bernama Ina Yuniarti menurut ketua RT tempat tinggalnya Grand Residence City, Setu, Kabupaten Bekasi memang relawan pasangan Prabowo-Sandiaga.

Hal itu juga diakui anak Ina, Hilary Putri Armana (20). Dia bahkan menyatakan rekaman video ancaman penggal kepala Jokowi yang diambil ibunya dishare ke grup WhatsApp relawan 02.

Ina sadar ketika video itu viral akan membawa konsekuensi hukum. Namun apa daya dia tidak bisa menghapus rekaman itu dari telepon pintarnya.

“Dia single parent dengan tiga anak,” kata Ketua RT 02 RW 14 Grand Residence City, Nurdin yang dilansir detik.

Sejak menjadi relawan pasangan 02, Ina memang jarang terlihat di rumahnya itu. Pagi-pagi buta sudah meninggalkan rumahnya dan baru kembali malam hari.