MINEWS, JAKARTA – Acara Comedy Traveler yang ditayangkan di stasiun televisi Trans TV yang dipandu oleh Rina Nose mendapat teguran tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Teguran tersebut diberikan lantaran Rina dan tunangannya, Josscy dalam salah satu tayangan beradegan ciuman.

Adegan ciuman keduanya saat syuting di Eropa itu pun tak disensor. Tak hanya mendapat teguran KPI, adegan ini juga sempat membuat Rina dibully oleh netizen.

Sanksi KPI pun resmi keluar per tanggal 13 Mei 2019. Lewat laman resminya, KPI mengungkapkan telah memutuskan memberi sanksi Teguran Tertulis kepada program siaran “Comedy Traveler” di Trans TV. Program acara ini disebutkan kedapatan melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI karena menampilkan adegan seorang pria dan wanita berciuman.

Berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis, KPI menemukan pelanggaran pada program siaran “Comedy Traveler” tanggal 21 April 2019 pukul 14.58 WIB.

Menurut Komisioner KPI Pusat bidang Pengawasan Isi Siaran, Mayong Suryo Laksono, jenis pelanggaran itu dikategorikan sebagai pelanggaran atas kewajiban program siaran memperhatikan dan melindungi kepentingan anak dan remaja, larangan program siaran menampilkan adegan ciuman bibir, serta penggolongan program siaran.

“Kami memutuskan tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14, Pasal 16 dan Pasal 21 Ayat 1, serta Standar Program Siaran Pasal 15 Ayat (1), Pasal 18 huruf g, dan Pasal 37 Ayat 4 huruf f. Berdasarkan pelanggaran tersebut, kami memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis untuk Trans TV,” tegas Mayong, dikutip Kamis, 16 Mei 2019.

Dalam surat itu, KPI meminta Trans TV menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. “Kami minta Trans TV segera melakukan perbaikan agar kesalahan tidak terulang,” kata Mayong.

Menariknya, sehari setelah mendapat teguran KPI, Rina tampak memberikan respon di akun resmi KPI. Rina mempertanyakan tentang makna kecup dan berciuman. Lantaran dirinya tidak merasa berciuman, namun hanya dikecup dan mengecup pacarnya.

“Min, mohon pencerahan, dalam bahasa Indonesia, kata cium, ciuman, berciuman, kecup itu beda makna gak min?” tanyanya.

Namun sayangnya, pertanyaan Rina tak mendapat balasan lagi dari pihak KPI.